Ia juga mengarahkan agar forum bisnis mampu menghasilkan kesepakatan konkret, seperti penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan nilai investasi yang jelas.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Mario Said, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan intensif dengan koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Ia menyebutkan, kegiatan direncanakan berlangsung di Hotel Indra Makassar dengan dua ruang utama.
Menurut Mario, saat ini pihaknya fokus pada penyusunan dan kurasi profil potensi investasi daerah serta pelaku usaha yang akan ditawarkan kepada investor asing.
Selain forum utama, IGS 2026 juga akan menghadirkan sesi business matching antara pelaku usaha lokal dan delegasi negara peserta, dengan harapan tercipta kerja sama konkret.
Pemkot Makassar juga mendorong pelaku usaha yang telah menembus pasar Jepang, Eropa, dan Amerika untuk memperluas ekspansi ke kawasan Timur Tengah.
Melalui IGS 2026, Makassar diharapkan mampu meningkatkan investasi, memperluas akses pasar, serta memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan dan investasi di kawasan Indonesia Timur.
Editor : Arham Hamid
Artikel Terkait
