SELAYAR, iNewsCelebes.id – Kapal motor bernama KM Bintang Kayuadi dilaporkan tenggelam saat berlabuh di Pelabuhan Kawau, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.
Kapolsubsektor Pasilambena, Ipda M. Basri, mengatakan kapal tenggelam diduga akibat cuaca buruk yang disertai hujan deras dan angin kencang saat kapal sedang bersandar di dermaga.
“Dari juragan, kapal tenggelam sekitar pukul 04.30 WITA. Penyebabnya hujan disertai angin sehingga menyebabkan kapal miring hingga akhirnya tenggelam,” ujar Ipda Basri dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (18/5/2026).
Berdasarkan hasil keterangan awal, KM Bintang Kayuadi berangkat dari Pelabuhan Latokdok, Desa Kalotoa menuju Pelabuhan Kawau di Desa Garaupa dengan membawa muatan logistik dalam jumlah besar.
“Kapal tersebut memuat kopra sekitar 240 karung atau setara 24 ton serta tabung gas LPG kurang lebih 1.000 tabung,” katanya.
Setibanya di Pelabuhan Kawau, kapal kembali memuat 17 ekor sapi. Namun kondisi air laut yang sedang pasang membuat kapal harus ditambatkan di dermaga.
Menurut Basri, masalah muncul ketika air laut mulai surut drastis. Beban kapal yang berat diduga membuat tali pengikat kapal tidak mampu menahan tekanan hingga akhirnya putus.
“Pada saat air surut, tali pengikat di dermaga putus sehingga kapal terbalik dan tenggelam,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh muatan kapal tercebur ke laut. Kerugian diperkirakan cukup besar karena kapal membawa puluhan ton kopra dan ribuan tabung LPG.
Selain itu, hewan ternak yang berada di atas kapal juga menjadi korban. Dari total 17 ekor sapi yang diangkut, sebanyak 13 ekor dilaporkan mati, dua ekor ditemukan selamat di daratan, sementara tiga ekor lainnya masih dalam pencarian.
“Dari total 17 ekor sapi, 13 ekor mati, dua ekor ditemukan di darat dan tiga ekor masih dalam pencarian,” ungkap Basri.
Saat insiden terjadi, terdapat lima orang di atas kapal yang terdiri atas empat anak buah kapal (ABK) dan satu juragan kapal. Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri.
Adapun identitas ABK yakni Muhammad Said (19), Wiranto (28), Pattasabang (38), dan Aril Andika (19), yang seluruhnya merupakan warga Kepulauan Selayar.
“Terkait keberadaan awak kapal saat kejadian, terdapat lima orang di atas kapal. Dari jumlah tersebut, empat orang ABK dan satu juragan dalam keadaan selamat,” tutupnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
