get app
inews
Aa Read Next : Hotman Paris Hutapea Kritik Pedas Bandara Sultan Hasanuddin Makassar: AC Mati, Panas Keringatan

Ganjar Beri Rapor Merah Penegakan Hukum di akhir Masa Jabatan Presiden Jokowi

Minggu, 19 November 2023 | 20:39 WIB
header img
Ganjar Pranowo, Hadiri Acara Sarasehan di Salah satu Kampus Ternama di Kota Makassar - Foto Tangkapan Layar/Yoel Yusvin.

MAKASSAR, iNews id - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memberi nilai minus penegakan hukum dan ham dan penyelesaian kasus korupsi, di akhir masa jabatan Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, Ganjar juga menyentil tentang prakmatisme politik tanpa melalui proses panjang.

Hal ini diungkapkan langsung, calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, saat menghadiri acara sarasehan salah satu kampus ternama, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/11/2023).

Ganjar Pranawo yang hadir sebagai pembicara tidak hanya memaparkan gagasannya lewat dialog yang bertemakan, reposisi praktik demokrasi pancasila dan ekonomi menuju indonesia yang berkeadailan. Namun, ia juga menyinggung soal bidang ekonomi, social, politik dan budaya serta menaggapi sejumlah pertanyaan dari 3 panales lainnya.

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan pakar hukum tata negara UGM, Zainal Arifin Mochtar, yakni penegakan hukum dan ham, serta pemberantasan korupsi ditanah air, di penghujung masa jabatan Presiden Joko Widodo.

Untuk itu, Ganjar Pranowo, memberikan nilai rapor merah (jeblok) terhadap penilaian pemerintah Joko Widodo, dengan mengambil angka lima dari angka satu sampai 10 penilaian yang disodorkan panelis lewat dialog tersebut, saat menjawab tentang penegakan hukum dan ham, serta pemberantasan korupsi.

“ Bagaimana nilai hukum menurut saya ketika panelis bertanya : dengan kejadian ini, persepsi public hari ini berbeda. yang kemarin kelihatan tegas, dengan kejadian kejadian terakhir itu jadi gaduh. Karena apa, ada kemarahan, kecemasan, kegelisahan dari warga, tokoh agama dan sebagainya. Saya kira peringatan dalam konteks kita menjaga hukum itu berjalan dengan baik, parcial dan memberikan kehadiran bagi semuanya, “ Jelas Ganjar.

Lanjut Ganjar, kalau anak muda, semua mau mengikuti proses politik atau jabatan politik boleh-boleh saja, bukan tidak boleh. yang mesti kita lakukan adalah partai politik memberikan edukasi dan melalui proses pembelajaran politik. dan saya kira, semua orang punya hak, hanya saja harus melalui proses politik yang baik dan benar.

Selain itu, Ganjar Pranowo Juga menyentil prakmatisme politik yang di pertontonkan tanpa melalui proses pendidikan politik yang panjang. Ia juga mengungkap, makna baju hitam yang dikenakanya sebagai simbol ketegasan.

Editor : Thamrin Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut