get app
inews
Aa Text
Read Next : Siapkan Rp145 Milliar, THR ASN Pemprov Sulsel Cair Sepekan Sebelum Lebaran

Bocoran Instruksi Prabowo usai Trump Kenakan Tarif Impor 32 Persen untuk RI

Jum'at, 04 April 2025 | 11:20 WIB
header img
Presiden Prabowo Subianto. (Foto : Ist)

JAKARTA, iNewsCelebes.id - Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk mengambil langkah strategis untuk merespons kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia. Diketahui, tarif impor yang dikenakan untuk RI sebesar 32 persen.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, instruksi tersebut mencakup reformasi struktural, deregulasi, serta langkah-langkah mitigasi guna menjaga daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyederhanakan regulasi dan menghapus aturan yang menghambat, khususnya terkait Non-Tariff Measures (NTMs). “Presiden Prabowo telah menginstruksikan Kabinet Merah Putih untuk melakukan langkah strategis dan perbaikan struktural, serta kebijakan deregulasi, yaitu penyederhanaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat," ujar Airlangga dalam keterangan resmi, Kamis (3/4/2025) malam.

Kebijakan ini, kata dia, untuk meningkatkan daya saing Indonesia, menjaga kepercayaan pelaku pasar, serta menarik lebih banyak investasi guna mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi. Selain itu, langkah-langkah strategis lainnya juga akan ditempuh untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan memperluas lapangan kerja.

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai persiapan sejak awal tahun untuk menghadapi kebijakan tarif AS. Tim lintas kementerian dan lembaga, perwakilan Indonesia di AS, serta pelaku usaha nasional telah berkoordinasi secara intensif untuk merumuskan strategi yang tepat.

"Pemerintah Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah AS dalam berbagai tingkatan, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung," ucapnya.

Sebagai bagian dari upaya diplomasi, Indonesia juga telah menyiapkan langkah-langkah untuk menjawab berbagai permasalahan yang diangkat oleh Pemerintah AS dalam laporan National Trade Estimate (NTE) 2025 yang diterbitkan oleh US Trade Representative.

Pengenaan tarif AS tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga seluruh negara ASEAN. Oleh karena itu, Indonesia telah berkomunikasi dengan Malaysia selaku Ketua ASEAN untuk membahas langkah-langkah kolektif guna menghadapi tantangan ini.

"Indonesia telah berkomunikasi dengan Malaysia selaku pemegang Keketuaan ASEAN untuk mengambil langkah bersama mengingat 10 negara ASEAN seluruhnya terdampak pengenaan tarif AS," jelas Airlangga.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut