Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Sulap Panti Asuhan Nur Illahi Palopo Jadi Lebih Nyaman untuk Anak Yatim
Advertisement . Scroll to see content

2 Panser Anoa Siaga di Kejagung, Mabes TNI: Pengamanan Rutin

Rabu, 06 Agustus 2025 | 13:17 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
2 Panser Anoa Siaga di Kejagung, Mabes TNI: Pengamanan Rutin
Panser Anoa TNI terparkir di Gedung Kejagung, Jaksel, Selasa (5/8/2025). (Foto: Ari Sandita Murti)

JAKARTA, iNewsCelebes.id - Dua kendaraan taktis (rantis) TNI, Panser Anoa terparkir di pelataran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Selasa (5/8/2025). Ada apa?

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menjelaskan, rantis tersebut merupakan bagian pengamanan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

"Ini pengamanan sekretariat Tim PKH, di mana di dalamnya ada unsur TNI, kebetulan kantornya ada di Kejagung," ujar Anang Supriatna kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).

Dia memastikan, pengamanan tersebut tak ada kaitannya dengan isu tertentu. Sama halnya dengan rantis, kata dia, pengerahan personel pengamanan dari TNI di Kejagung merupakan hal biasa.

Sebab, Kejagung dan TNI telah menandatangani memorandum of undestanding (MoU) terkait pengamanan.

"Pengamanan rutin biasa saja," katanya.

Berdasarkan pantauan, salah satu Panser Anoa TNI terparkir di depan Kantor PKH dekat Kantor Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung. Terdapat pula personel TNI di dekat rantis tersebut.

Sebelumnya, kediaman pribadi Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah dijaga ketat prajurit TNI. Anang pun menjelaskan pengamanan itu dilakukan berdasarkan MoU yang sudah ditandatangani Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

"Kalau pengamanan kita kan sudah ada MoU dengan TNI, Panglima TNI ke Jaksa Agung, terus kita ada Perpres juga," ujar Anang, Senin (4/8/2025). 

Dia membantah pengamanan di rumah Febrie terkait rencana penggeledahan oleh polisi.

"Tidak ada (penggeledahan), sumbernya dari mana? Sumbernya harus jelas, sampai saat ini tidak ada," katanya.
 

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut