get app
inews
Aa Text
Read Next : Bentrokan di Kampus UMI, Forum Lintas Angkatan Sastra Kecam Kekerasan dan Desak Investigasi Tuntas

Kapolrestabes Makassar Sanggah Ada Anggota TNI Diamankan saat Bentrok di Kampus UMI

Senin, 27 April 2026 | 14:18 WIB
header img
Kapolrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Arya Perdana, kepada wartawan. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.idKapolrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Arya Perdana, menegaskan bahwa tidak ada anggota TNI yang diamankan dalam insiden bentrokan antara mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dengan pengemudi Ojek Online (Ojol), Jumat (24/04/2026) lalu.

Penegasan ini menepis isu yang beredar luas di media sosial terkait adanya keterlibatan oknum aparat dalam bentrokan saat peringatan aksi April Makassar Berdarah (AMARAH) tersebut.

"Jadi saya dapat pastikan di sini bahwa tidak ada anggota TNI atau oknum anggota TNI yang kami amankan," tegas Arya Perdana kepada awak media di Mapolrestabes Makassar, Senin (27/04/2026).

Arya menjelaskan bahwa puluhan orang yang sempat dibawa ke Kantor Polrestabes Makassar pasca-kejadian seluruhnya berstatus mahasiswa, bukan dari unsur lain.

"Jadi semua itu adalah mahasiswa, yang semua ke sini itu adalah mahasiswa," jelasnya.

Terkait video viral yang memperlihatkan seorang pemuda mengenakan kaos dari satuan elit TNI (Raider) di lokasi kejadian, Arya mengaku tim gabungan di lapangan tidak melaporkan hal tersebut saat evakuasi berlangsung.

"Terkait dengan video viralnya itu, saya sendiri pada saat di TKP memang tidak dilaporkan dan tidak mengetahui hal itu," lanjutnya.

Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan profiling untuk mengungkap identitas asli pemuda tersebut. Hasilnya, dipastikan bahwa yang bersangkutan bukanlah personel TNI.

"Tetapi setelah kami didalami, mereka hanyalah pelajar. Jadi sudah kami lihat videonya dan kami melakukan profiling terhadap yang bersangkutan itu memang pelajar dua-duanya, dari KTP juga semua," ungkap Arya.

Berdasarkan informasi lebih lanjut, pemuda yang mengenakan atribut militer tersebut diketahui bekerja sebagai sekuriti di sebuah perumahan. Kombes Pol Arya Perdana kembali meminta masyarakat agar tidak termakan isu liar yang dapat merusak sinergi antarlembaga.

"Tidak ada anggota TNI yang diamankan dan tidak ada anggota TNI yang melakukan tindakan-tindakan negatif di lapangan terkait dengan unjuk rasa kemarin," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa peringatan AMARAH di depan Kampus UMI Jalan Urip Sumoharjo berakhir ricuh setelah terjadi gesekan antara massa aksi dengan kelompok ojek online. Meski puluhan orang sempat diamankan untuk dimintai keterangan, saat ini seluruhnya telah dibebaskan.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut