KPU Barru Dipolisikan usai Tunggak Tagihan Hotel di Makassar Rp530 Juta, Ketua: Saya Baru Tau
BARRU, iNewsCelebes.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barru dilaporkan ke Polda Sulsel usai menunggak tagihan hotel sebesar Rp 530 juta.
Ketua KPU Barru, Abdul Syafa B, membenarkan bahwa pihaknya saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ia katakan KPU Barru dilaporkan pihak Claro Makassar lantaran belum membayar tagihan sebesar Rp 530 juta untuk kegiatan evaluasi yang dilaksanakan di Hotel Claro pada 16-18 Januari 2025 lalu.
"Benar, laporan tersebut memang ada dan sudah diproses di Polda Sulsel yang melapor adalah pihak Hotel Claro Makassar," kata Abdul Syafa B saat dikonfirmasi iNews.id pada Rabu (10/9/25) di Kantornya.
Menurutnya, sebelum kegiatan dilaksanakan, bendahara KPU dihubungi untuk menanyakan sisa anggaran.
"Dijawab Rp1,7 miliar sehingga devisi SDM mengajukan kegiatan evaluasi bidang elok tapi setelah pelaksanaan kegiatan selesai ternyata belum dibayarkan oleh pihak bendahara ," ujarnya.
Dirinya juga mengaku baru menyadari setelah adanya laporan tersebut. "Saya pun baru tau saat adanya ribut-ribut bahwa sewa gedung claro belum terbayarkan." tuturnya.
Lanjut Syafa, pihaknya mengaku jika selama ini tidak ada masalah khususnya persoalan anggaran.
"Kan bukan saya yang mengelola anggaran itu, saya kira semua baik-baik saja seperti kegiatan sebelumnya ternyata tidak," terangnya.
Editor : Muhammad Nur