Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Berburu Kendaraan Listrik di GIIAS Makassar 2026, BYD Bawa Segmen Mobil Keluarga Lewat Lini M6
Advertisement . Scroll to see content

Lima Pelaku Tawuran Geng Motor di Makassar Ditangkap, Polisi Sita Busur Panah

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 00:11 WIB
  • author LeoMN
Lima Pelaku Tawuran Geng Motor di Makassar Ditangkap, Polisi Sita Busur Panah
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana merilis pelaku tawuran di Mapolsek Manggala, Kamis (9/10/2025) malam. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Sebanyak lima orang kawanan geng motor meresahkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)  ditangkap Unit Resmob Polsek Manggala.

Kelimanya, berinisial, Muhammad Riad alias Bagong (22), Andi Akmanul Iqmal Yaqin alias Akmal (22), dan Muhammad Awal alias Awal (23), Fikri Mangesa alias Fikri (18) serta Reza Akbar alias Reza (18).

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan, aksi para pelaku salah sasaran ini melukai satu korban remaja terkena anak panah busur.

“Korban bukan bagian dari geng, hanya berada di sekitar lokasi saat kejadian. Kondisinya kini sudah membaik setelah menjalani perawatan medis,” ujar Kombes Arya Perdana saat konferensi pers di Mapolsek Manggala, Kamis (9/10/2025) malam.

Arya menyebut, para pelaku geng motor yang bertikai ini memiliki nama klub. "Ia ada nama klubnya, trobos dan waser," tuturnya.

Manurut Arya Perdana, tawuran ini berawal dari saling ejek di media sosial antara kedua kelompok geng motor tersebut.

“Awalnya hanya karena ejekan di Instagram, lalu mereka sepakat untuk bertemu dan melakukan tawuran,” katanya.

Lanjut kata Arya, saat kejadian berlangsung pihaknya langsung melakukan peyisiran disekitar lokasi tawuran.

"Kita temukan banyak barang bukti ada yang balok, besi juga panah busur cukup banyak beserta alatnya dan ini ada sajam juga yang kami temukan," lanjutnya.

Tidak hanya itu, polisi juga menyita kendaraan para pelaku yang digunakan melakukan penyerangan menembakkan panah busur ke arah korban.

"Yang disita ini ada motor. Motor ini yang digunakan oleh para pelaku untuk melakukan tawuran dan menggunakan panah busurnya secara bersama-sama kepada korban," jelasnya.

Atas perbutannya, Para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan. Ancaman hukuman bagi mereka paling lama 5 tahun 6 bulan penjara.

 

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut