get app
inews
Aa Text
Read Next : Tebar Kepedulian, Rutan Pangkep Bagikan 15 Paket Sembako ke Warga Kurang Mampu

Polisi Ungkap Kronologi Kakek Pemecah Batu Tewas Tertimpa Tebing Longsor di Pangkep

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:16 WIB
header img
Kapolsek Balocci AKP Agus Indra Jaya kepada wartawan. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNewsCelebes.id – Polisi mengungkap kronologi tewasnya seorang pekerja pemecah batu yang tertimpa batu gunung di kawasan pegunungan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh cucunya yang masih berusia sekitar lima tahun.

Kapolsek Balocci AKP Agus Indra Jaya mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat dari rumah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 14.00 Wita menuju lokasi tempatnya bekerja sebagai pemecah batu.

“Korban pada hari Jumat sekitar jam 2 siang keluar dari rumah menuju lokasi pekerjaannya. Memang kesehariannya adalah pemecah batu,” kata Agus kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).

Korban tidak kunjung pulang hingga keesokan harinya. Pada Sabtu sekitar pukul 13.00 Wita, anak korban kemudian meminta cucunya untuk mengecek keberadaan korban di lokasi kerja.

Setibanya di lokasi, cucu korban menemukan sang kakek dalam keadaan tertindih batu besar.

“Cucu korban menemukan korban dalam keadaan sudah tertindih batu. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Agus.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Balocci. Petugas piket Polsek Balocci bersama personel Polres Pangkep dan Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah duka.

Menurut Agus, pihak kepolisian sempat menyarankan agar jenazah korban dilakukan visum. Namun keluarga menolak karena meyakini peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja murni.

“Keluarga, dalam hal ini istrinya, menyampaikan bahwa kejadian ini murni akibat pekerjaan korban sendiri, sehingga mereka menerima bahwa ini adalah kecelakaan murni,” katanya.

Editor : Arham Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut