Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bagikan Bendera ke Nelayan dan ABK di Paotere, AKBP Rise: Pesisir Juga Ikut Meriahkan HUT RI
Advertisement . Scroll to see content

Nelayan Pangkep Digegerkan Penemuan Mayat Tersangkut di Pohon Mangrove

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:04 WIB
  • author Udin Syahruddin
Nelayan Pangkep Digegerkan Penemuan Mayat Tersangkut di Pohon Mangrove
Mayat tersangkut Pohon Mangrove Gegerkan nelayan Pulau Doang-Daong Kabupaten Pangkep. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, inews Celebes.id - Seorang warga Pulau Doang-Doang Lompo, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dibuat kaget saat hendak turun melaut. Di depan rumahnya, ia menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas tersangkut di pohon mangrove, Minggu (11/1/2026) pagi.

Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita di Kampung Baru, Dusun Santigi, tepatnya di sisi barat Pulau Doang-Doang Lompo. Jenazah ditemukan tersangkut di pohon mangrove dan diduga hanyut terbawa arus laut dari perairan barat.

Penemuan mayat itu pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan bernama Safaruddin (30). Saat hendak memeriksa perahunya yang disimpan di tepi pantai, ia melihat sesosok tubuh manusia mengenakan celana pendek warna merah tersangkut di mangrove.

Kapolsek Liukang Kalmas IPTU Abdul Samad membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, mayat pertama kali ditemukan nelayan sekitar pukul 06.00 Wita.

“Mayat itu tersangkutki di pohon-pohon mangrove. Ada nelayan yang lihat, lalu melapor ke masyarakat, baru kemudian diambil,” kata Iptu Abdul Samad saat dikonfirmasi, Minggu siang. 

Menurutnya, kondisi jenazah saat ditemukan sudah membusuk sehingga sulit dikenali. Polisi memastikan korban berjenis kelamin laki-laki, namun identitasnya belum diketahui.

“Tidak ada identitasnya, busukmi. Jenis kelamin laki-laki,” ujarnya.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut