Serap Rp213 Juta dalam 4 Bulan, Anggaran Tim LACAK Gowa Tuai Sorotan
GOWA, iNewsCelebes.id – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara, realisasi dan rencana penambahan anggaran Tim Layanan Cepat Aksi Kemiskinan (LACAK) Kabupaten Gowa menuai perhatian publik.
Program unggulan Pemerintah Kabupaten Gowa yang dikukuhkan pada 23 Juli 2025 ini diketahui telah menyerap anggaran ratusan juta rupiah hanya dalam waktu empat bulan.
Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran Tim LACAK yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp213 juta telah dicairkan pada Desember 2025. Selain itu, dalam rapat paripurna DPRD Gowa pada Senin (12/1/2026), turut disampaikan rencana penganggaran kembali sebesar Rp500 juta untuk tahun 2026.
Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, serta menjadi forum resmi penyampaian kebijakan dan informasi anggaran di hadapan anggota DPRD.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tim LACAK yang juga Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Muhammad Ali, membenarkan pencairan anggaran pada akhir 2025 tersebut.
“Pada bulan Desember 2025 anggaran Tim LACAK sudah dicairkan, nilainya lebih dari Rp200 juta. Untuk peruntukan secara detail, silakan hubungi ketua atau bendahara LACAK,” kata Ali saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).
Ali menegaskan, hingga kini anggaran Tim LACAK tahun 2026 sebesar Rp500 juta belum dicairkan. Menurut dia, karena program tersebut merupakan salah satu program prioritas Bupati Gowa, informasi lebih lanjut terkait proses pencairan berada di bagian keuangan daerah.
“LACAK ini salah satu program Bupati Gowa, jadi untuk informasi pencairan lebih lanjut bisa menghubungi bagian keuangan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim LACAK Kabupaten Gowa, Kahar Daeng Muji, mengaku belum mengetahui adanya pencairan anggaran untuk tahun 2026.
“Anggaran Rp500 juta yang dimaksud itu belum sampai ke kami. Untuk anggaran tahun 2026, kami belum tahu,” kata Daeng Muji melalui pesan singkat.
Terkait anggaran tahun 2025, Daeng Muji membenarkan adanya pencairan sebesar Rp213 juta. Namun, ia menegaskan tidak terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan tim.
“Untuk Juli sampai Desember sebesar Rp213 juta. Itu pagu anggaran yang saya ketahui, tapi pengurusan keuangan bukan saya,” jelasnya.
Diketahui, anggaran tersebut digunakan untuk membiayai insentif dan fasilitas kegiatan Tim LACAK yang beranggotakan 192 orang. Dana tersebut mencakup insentif sahabat LACAK sesuai tingkatan, serta biaya operasional kegiatan lapangan, pertemuan, dan rapat koordinasi.
Di tengah tuntutan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan negara, realisasi dan rencana penambahan anggaran Tim LACAK ini menjadi sorotan publik, terutama terkait efektivitas penggunaan dana dalam upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa
Editor : Muhammad Nur