get app
inews
Aa Text
Read Next : Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Berjenis Kelamin Perempuan

Pamit Petik Kelapa, Anggota BPD di Pangkep Ditemukan Tewas di Sungai

Jum'at, 30 Januari 2026 | 21:57 WIB
header img
Aparat Kepolisian melakukan olah TKP kejadian anggota BPD ditemukan meninggal di sungai. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNewsCelebes.id – Seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), berinisial MT (59), ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai setelah sebelumnya pamit pergi memetik kelapa, Jumat (30/1/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi kaku dan sudah tidak bernyawa di Sungai Ma’belae, Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pihak keluarga yang melakukan pencarian karena korban tak kunjung pulang ke rumah.

“Korban ditemukan dalam sungai dalam posisi tenggelam, kaku, dan sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek Labakkang, AKP Sofyanto, Jumat (30/1/2026).

Sofyanto menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 Wita saat korban meninggalkan rumahnya di Kampung Sampakang. Korban berpamitan kepada keluarga untuk menuju sawah sekaligus kebun kelapa miliknya yang berada di pinggir Sungai Ma’belae.

“Sekitar pukul 08.00 Wita korban pamit ke sawah sekaligus kebunnya di pinggir Sungai Ma’belae untuk mengecek tanaman dan mengambil kelapa,” ujarnya.

Namun hingga pukul 13.00 Wita, korban tak kunjung kembali ke rumah. Istri korban yang merasa khawatir kemudian menyusul ke lokasi kebun. Di tempat tersebut, ia hanya menemukan sepasang sandal dan sebatang galah yang biasa digunakan korban untuk menjolok kelapa.

“Istri korban hanya menemukan sandal dan alat penjolok kelapa di bawah pohon. Ia kemudian memanggil anaknya dan bersama-sama menyusuri sungai,” kata Sofyanto.

Dalam pencarian tersebut, keduanya menemukan tubuh korban berada di dalam sungai dalam kondisi tidak bernyawa. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan pemerintah setempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga korban terjatuh ke sungai saat memanjat pohon besar yang berada di dekat pohon kelapa.

“Kuat dugaan korban memanjat pohon besar untuk menjolok kelapa yang berada di sekitarnya, kemudian terperosok dan jatuh ke dalam sungai. Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam,” jelas Sofyanto.

Pihak keluarga selanjutnya mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka. Keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka untuk proses pemakaman,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut