Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejari Gowa Telusuri Dana BPJS Nakes Rp8 Miliar, Diduga Mengendap Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

BPJS PBI Nonaktif Bikin Pasien Cuci Darah Khawatir, RS Hasri Ainun Habibie Parepare Bantu Reaktivasi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:06 WIB
  • author Udin Syahruddin
BPJS PBI Nonaktif Bikin Pasien Cuci Darah Khawatir, RS Hasri Ainun Habibie Parepare Bantu Reaktivasi
RS Hasri Ainun Habibie Parepare Bantu Reaktivasi Pasien Cuci Darah peserta BPJS PBI. Foto: Udin Syahrudin

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Ramai-ramai kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) berstatus nonaktif secara nasional memicu kekhawatiran pasien dan keluarga di sejumlah daerah.

Kondisi ini berdampak langsung pada pasien penyakit kronis yang membutuhkan layanan medis berkelanjutan.

Situasi tersebut turut dirasakan di Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie Parepare, Sulawesi Selatan.

Sejumlah pasien gagal ginjal yang menjalani terapi cuci darah secara rutin khawatir terhentinya layanan akibat persoalan administrasi dapat membahayakan keselamatan jiwa mereka.

Rumah Sakit Dampingi Pasien

Menyikapi kondisi tersebut, manajemen RS Hasri Ainun Habibie Parepare mengambil langkah proaktif dengan mendampingi pasien dan keluarga dalam proses pengurusan perpanjangan serta reaktivasi kepesertaan BPJS PBI agar layanan cuci darah tetap dapat diberikan.

Wakil Direktur Pelayanan RS Hasri Ainun Habibie Parepare, Linda Irlani, menegaskan bahwa pelayanan bagi pasien penyakit kronis merupakan prioritas dan tidak seharusnya terhenti hanya karena kendala administratif.

“Pasien kronis membutuhkan layanan yang berkelanjutan. Rumah sakit berkomitmen untuk mendampingi pasien hingga proses kepesertaan BPJS kembali aktif,” ujar Linda kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut