Perkuat Urban Farming, Gerakan Tanami Tanata di Makassar Dapat Dukungan Strategis
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Yayasan Butta Porea resmi menggandeng PT BISI International dalam kemitraan strategis untuk memperkuat program urban farming terintegrasi melalui Gerakan “Tanami Tanata’”. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang berlangsung Kamis (5/3/2026).
Pertemuan itu dihadiri Ketua Dewan Pendiri Yayasan Butta Porea Andi Fadli Arifuddin (Fadli Padi), Ketua Yayasan Andi Pangerang Nur Akbar, serta jajaran manajemen PT BISI International.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong optimalisasi lahan pekarangan, kebun komunitas, hingga ruang terbatas di kawasan perkotaan agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Ketua Yayasan Butta Porea, Andi Pangerang Nur Akbar, menegaskan bahwa Gerakan “Tanami Tanata’” bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, melainkan gerakan membangun kemandirian pangan berbasis rumah dan komunitas.
“Melalui Tanami Tanata’, kami ingin menghadirkan budaya menanam di tengah kota. Pekarangan bukan lagi ruang kosong, tetapi ruang produksi dan ruang harapan,” ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, PT BISI International menyatakan komitmennya untuk mendukung penyediaan benih unggul dan pupuk bagi titik-titik urban farming binaan Yayasan Butta Porea. Dukungan itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen masyarakat.
Tak hanya bantuan sarana produksi, PT BISI juga akan menghadirkan tim teknisi profesional guna memberikan pendampingan teknis kepada peserta program.
Materi edukasi meliputi teknik penyemaian dan pembenihan, pola tanam hortikultura di lahan terbatas, pengelolaan nutrisi tanaman, hingga strategi budidaya efektif untuk kawasan urban. Pendampingan ini dirancang untuk membangun model urban farming yang produktif, terukur, dan berkelanjutan.
Selain itu, skema kemitraan juga memberikan ruang promosi dan penguatan brand bagi PT BISI International dalam setiap rangkaian kegiatan Gerakan “Tanami Tanata’”.
Yayasan Butta Porea memperoleh keleluasaan menentukan varietas benih sesuai kebutuhan program. Untuk komoditas cabai yang menjadi fokus utama, PT BISI merekomendasikan dua varietas unggulan, yakni Cabai Baskara dengan masa panen relatif cepat untuk mendukung siklus tanam yang dinamis, serta Cabai Sigma yang dikenal memiliki ketahanan terhadap virus sehingga mampu menjaga stabilitas produksi di lingkungan perkotaan.
Sebagai tindak lanjut, Yayasan Butta Porea akan menyusun proposal resmi sesuai format yang telah disiapkan PT BISI International, mencakup rincian program, lokasi pelaksanaan, target penerima manfaat, hingga skema branding dan evaluasi kegiatan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendiri Yayasan Butta Porea, Andi Fadli Arifuddin, menyampaikan bahwa kemitraan ini akan diarahkan untuk menciptakan ekosistem urban farming yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Dengan kolaborasi ini, Yayasan Butta Porea optimistis Gerakan “Tanami Tanata’” dapat berkembang menjadi model urban farming yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang usaha hortikultura berbasis komunitas di kawasan perkotaan," tegas Fadli Padi
Tentang Gerakan “Tanami Tanata’”
Gerakan “Tanami Tanata’” merupakan inisiatif Yayasan Butta Porea untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan dan ruang terbatas di wilayah perkotaan sebagai sumber pangan produktif, edukatif, dan bernilai ekonomi, melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan.
Editor : Muhammad Nur