Aksi Bela Palestina di Makassar, Massa Long March 1 Kilometer Menuju Monumen Mandala
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Ratusan warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan melakukan aksi long march sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina pada Jumat (13/3/2026) sore.
Kegiatan yang diinisiasi Poros Al-Quds Makassar tersebut diikuti dari berbagai elemen masyarakat. Peserta memulai aksi dari Masjid Aisyah di Jalan Sungai Tangka sekitar pukul 16.00 Wita.
Dari titik kumpul tersebut, massa melakukan long march sejauh kurang lebih satu kilometer menuju Monumen Mandala di Jalan Jenderal Sudirman sebagai lokasi utama pelaksanaan aksi.
Jenderal lapangan, Nur Ramadan La Udu, mengatakan peserta yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai akademisi hingga organisasi kemasyarakatan. Namun partisipasi mereka bersifat personal dan tidak mewakili lembaga masing-masing.
“Yang terlibat ini personal, tidak mewakili lembaga. Tapi ada dari kalangan akademisi, ormas, dan berbagai elemen masyarakat yang ingin menunjukkan solidaritas,” ujarnya.
Sepanjang perjalanan menuju Monumen Mandala, massa membawa bendera Palestina serta menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina. Mereka juga menyampaikan kecaman terhadap tindakan yang dianggap sebagai bentuk penjajahan terhadap rakyat Palestina.
Setibanya di lokasi aksi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai agenda seperti orasi solidaritas, pembacaan puisi perjuangan, hingga pentas teatrikal yang menggambarkan penderitaan rakyat Palestina.
Dalam orasinya, massa juga menyoroti pembentukan Board of Peace (BOP) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada awal 2026.
BOP disebut sebagai forum internasional yang bertujuan mempercepat penyelesaian konflik, memimpin rekonstruksi, serta mengatur stabilisasi pascakonflik, khususnya di Gaza.
Namun sejumlah peserta aksi menilai forum tersebut bukan menjadi solusi bagi perdamaian di kawasan Timur Tengah.
“Kita lihat eskalasi Timur Tengah, Amerika Serikat menyerang Iran karena keberpihakannya terhadap Palestina,” kata Jenderal Lapangan aksi, Nur Ramadan La Udu, di hadapan massa di Jalan Jenderal Sudirman.
Selain itu, massa juga menyoroti keputusan pemerintah Indonesia yang bergabung dalam forum tersebut. Mereka menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan semangat dukungan terhadap perjuangan Palestina.
“Kita sayangkan pemerintah kita, Presiden kita gabung Board of Peace, di mana pemimpin dan inisiatornya Donald Trump, orang yang memulai perang,” ujarnya.
Aksi peringatan Hari Al-Quds berlangsung dengan berbagai seruan dukungan bagi kemerdekaan Palestina. Massa mengibarkan bendera Palestina di sepanjang jalur aksi, sementara sejumlah simbol negara yang dianggap berseberangan dengan perjuangan Palestina turut menjadi sorotan dalam demonstrasi tersebut.
Editor : Muhammad Nur