get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Rival Jadi Mitra, Ketua PPP Sulsel Instruksikan Kader Dukung Program Wali Kota Makassar

BPS Mulai Door to Door, Wali Kota Makassar Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:46 WIB
header img
BPS Kota Makassar mulai melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar mulai melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 secara door to door mulai hari ini Selasa (16/6/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi salah satu responden pertama yang didata langsung oleh petugas sensus di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar,

Pendataan tersebut dilakukan usai audiensi Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid, bersama tim lapangan Sensus Ekonomi 2026 dengan Wali Kota Makassar. Kegiatan itu menandai dimulainya tahapan pendataan lapangan yang akan berlangsung serentak hingga 31 Agustus 2026.

Usai proses pendataan, petugas memasang stiker Sensus Ekonomi 2026 di bagian depan rumah jabatan sebagai tanda bahwa lokasi tersebut telah mengikuti sensus.

Munafri menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus memiliki peran penting sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan ekonomi di daerah.

"Data yang akurat sangat dibutuhkan untuk melihat kondisi ekonomi masyarakat dan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan," ujar Munafri.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengusulkan agar pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Makassar tidak hanya dilakukan secara seremonial, tetapi dibarengi dengan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Bagus kalau kita tanam pohon Sensus Ekonomi kita, sebagai bagian dari menjaga kota kita. Bisa juga di kantor Balaikota," katanya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut