get app
inews
Aa Text
Read Next : 248 Mahasiswa Unhas KKN di Makassar, Wali Kota Dorong Edukasi Warga Pilah Sampah

Kerahkan 20 Personel TRC, BPBD Makassar Sisir Sampah Mengapung di Kanal Kandea

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:19 WIB
header img
BPBD Makassar Sisir Sampah Mengapung di Kanal Kandea. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengerahkan 20 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membersihkan sampah yang mengapung di Kanal Kandea, Kecamatan Tallo, Selasa (16/6/2026).

Pembersihan dilakukan bersama tim gabungan kecamatan sebagai upaya menjaga kebersihan saluran air sekaligus mencegah penyumbatan yang berpotensi mengganggu fungsi drainase dan estetika kota.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan personel BPBD diterjunkan menggunakan perahu untuk mengangkut sampah yang menumpuk di sepanjang aliran kanal.

"Personel kami turun langsung menggunakan perahu untuk mengangkut sampah yang menumpuk dan mengapung di sepanjang aliran kanal," ujar Fadli.

Menurutnya, BPBD tidak hanya berfokus pada penanganan bencana saat kondisi darurat, tetapi juga menjalankan upaya mitigasi dan pencegahan, termasuk membantu pemerintah kecamatan menjaga kebersihan kanal.

Pembersihan dilakukan di sepanjang aliran kanal mulai dari depan Perumahan Grand Apple hingga kawasan SD di Jalan Al-Markaz. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Kami bergerak sesuai arahan pimpinan sehingga BPBD membantu kecamatan melakukan pembersihan kanal," katanya.

Fadli menjelaskan, sampah yang ditemukan di lokasi didominasi sampah rumah tangga yang terbawa arus dari wilayah hulu. Sampah tersebut berasal dari aliran kanal yang melintasi Kecamatan Bontoala sebelum akhirnya menumpuk di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tallo.

Akibatnya, terjadi penumpukan sampah di kawasan perbatasan Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo yang berpotensi menghambat aliran air apabila tidak segera dibersihkan.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut