Arus Mudik Laut di Pangkep, UPP Maccini Baji Siapkan Life Jacket Gratis untuk Kapal Tradisional
PANGKEP, iNewsCelebes.id - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Maccini Baji membuka Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 dengan menyediakan stasiun peminjaman jaket keselamatan atau life jacket gratis bagi kapal tradisional yang melayani penumpang antar pulau di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Petugas Penilik Kelaiklautan Kapal UPP Kelas II Maccini Baji, Capt. Abdul Gani mengatakan, posko tersebut telah beroperasi selama tiga hari terakhir sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran di wilayah perairan Pangkep.
“Kegiatan ini sudah berjalan tiga hari. Kami dari UPP Kelas II Maccini Baji hadir untuk memfasilitasi mudik Lebaran, salah satunya dengan menyediakan stasiun peminjaman life jacket gratis bagi jolloro atau kapal tradisional yang mengangkut penumpang,” kata Abdul Gani, Selasa (17/3/2026).
Menurut dia, pihaknya menargetkan sekitar 500 life jacket dapat digunakan selama periode angkutan Lebaran tahun ini. Namun untuk sementara, jumlah yang tersedia baru sekitar 100 unit.
Tambahan perlengkapan keselamatan tersebut diharapkan segera datang dari sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perusahaan pelayaran dan BUMN yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Saat ini baru sekitar 100 lebih life jacket yang tersedia. Mudah-mudahan hari ini ada tambahan dari stakeholder seperti Tonasa Line dan Pelni,” ujarnya.
Untuk pemerataan, petugas membagikan life jacket secara bergilir kepada kapal-kapal yang beroperasi di Sungai Pangkajene. Setiap kapal mendapat pinjaman sekitar lima hingga sepuluh unit, tergantung kapasitas kapal dan ketersediaan jaket keselamatan yang sudah dimiliki.
Program peminjaman ini tidak hanya berlangsung selama arus mudik Lebaran, tetapi juga direncanakan menjadi fasilitas tetap selama aktivitas angkutan penumpang di wilayah sungai tersebut.
Kapal-kapal tradisional tersebut umumnya melayani penumpang dari sejumlah pulau di Pangkep, seperti Pulau Karanrang, Pulau Sabutung, Pulau Samatellu, hingga Pulau Sarappo, dan beberapa Pulau lainnya.
“Tujuannya untuk memastikan penumpang yang bepergian dari pulau-pulau ke daratan tetap memperhatikan aspek keselamatan,” kata Abdul Gani.
Dalam kegiatan ini, petugas UPP Maccini Baji bersama personel Polairud Polres Pangkep dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep juga memberikan imbauan kepada para nahkoda dan penumpang di Dermaga Pasar Sungai Pangkajene, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene.
Para nahkoda diminta tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas kapal serta memastikan setiap penumpang memiliki akses terhadap life jacket selama perjalanan.
“Biasanya lonjakan penumpang terjadi pada H-2 hingga H-1 Lebaran. Banyak warga pulau datang ke pasar untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Karena itu, kami mengimbau nahkoda tetap berhati-hati dan tidak memaksakan berlayar jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan jaket keselamatan oleh penumpang selama perjalanan laut.
Adapun mekanisme peminjaman life jacket dilakukan dengan terlebih dahulu mendata kapal dan nahkoda yang akan berangkat. Setelah itu, petugas mencatat jumlah penumpang yang akan diangkut serta mengecek jumlah jaket keselamatan yang sudah tersedia di kapal.
“Jika jumlahnya masih kurang, maka kami pinjamkan sesuai dengan jumlah penumpang di kapal. Setelah kapal kembali, life jacket yang dipinjam harus dikembalikan dan kami cek kembali jumlahnya,” kata Abdul Gani.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada H-3 Lebaran, puluhan kapal dari berbagai pulau di wilayah Pangkep sudah mulai memadati Dermaga Pasar Pangkajene sebagai bagian dari aktivitas belanja, dan mudik masyarakat kepulauan
Editor : Muhammad Nur