get app
inews
Aa Text
Read Next : Munafri Arifuddin Temui Menteri Pertanian, Bahas Pengembangan Urban Farming di Makassar

Mentan Amran Sidak Gudang Bulog di Makassar, Pastikan Stok Beras Aman

Minggu, 05 April 2026 | 18:39 WIB
header img
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sidak ke Gudang Bulog Panaikang 1, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026). (Foto: LeoMN).

MAKASSAR, iNewsCelebes.idMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Bulog Panaikang 1, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (5/4/2026) siang.

Mentan Amran menyebut, stok beras Bulog di wilayah Sulawesi Selatan menembus angka 761 ribu ton, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya yang hanya berkisar di angka 300.000 ton.

“Dulu, itu gudang di Sulawesi Selatan penuh, maksimal terisi 300 ribu ton. Hari ini 761 ribu ton, seluruh Sulawesi Selatan,” kata Amran kepada wartawan disela sidak.

Amran menegaskan, secara nasional cadangan beras saat ini telah mencapai kurang lebih 4,5 juta ton. Angka ini diklaim sebagai capaian tertinggi dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Apalagi dikatakan, proyeksi stok mencapai 5 juta ton pada April 2026, dia optimistis target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto telah tercapai dalam kurun waktu satu tahun.

Melimpahnya pasokan ini bahkan melampaui kapasitas penyimpanan internal Bulog yang hanya sebesar 3 juta ton. Akibatnya, pemerintah harus mengambil langkah taktis dengan menyewa gudang tambahan.

“Gudang hanya 3 juta ton. Jadi sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang,” tegasnya.

Amran menambahkan, pihaknya akan terus menambah kapasitas sewa seiring dengan tren peningkatan stok yang diperkirakan menyentuh 6 juta ton dalam dua bulan ke depan.

Sebagai perbandingan, Amran menyebutkan bahwa pada bulan-bulan yang sama di tahun sebelumnya, stok maksimal hanya berada di angka 1,5 juta ton.

“Dulu stok kalau bulan seperti sekarang ini, itu maksimal 1,5 juta ton. Sekarang tiga kali lipat. Ini 300%. 200% naik ya, kita syukuri,” tambahnya.

Mentan membeberkan bahwa ketahanan pangan nasional saat ini berada dalam kondisi sangat aman, kendati terjadi geopolitik perang timur tengah.

Kelimpahan stok ini dikatakan ikut terlihat dari perubahan logistik pengiriman di lapangan yang kini menggunakan armada berkapasitas besar.

“Ini hasilnya semua. Ini sudah pakai tronton (untuk mengirim). Ini menunjukkan luar biasanya, karena biasa itu pakai truk, tapi ini menunjukkan bahwasanya beras melimpah, sampai tronton dipakai. Biasanya bukan pakai tronton, tapi pakai truk-truk yang tertutup itu,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut