get app
inews
Aa Text
Read Next : Dukung Pariwisata, Wabup Barru Dorong Pesta Adat Paenge Masuk Kalender Wisata Resmi

Wakil Bupati Barru Sidak Pasar Mattirowalie, Fokus Los Kosong dan Digitalisasi QRIS

Jum'at, 24 April 2026 | 18:45 WIB
header img
Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang Sidak Pasar Mattirowalie, Fokus Los Kosong dan Digitalisasi QRIS. Foto: Akbar

BARRU, iNewsCelebes.id -  Pemerintah Kabupaten Barru mempercepat penataan Pasar menjelang peluncuran sistem transaksi non-tunai berbasis QRIS.

Wakil Bupati Barru,  Abustan A. Bintang bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah melakukan peninjauan langsung ke area pasar Mattirowalie di Jalan AP Pettarani Barru Sulsel pada Kamis (23/4/26).

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kasatpol PP, petugas pasar, UPTD Pasar dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan, serta perwakilan Bank Sulselbar dan Bank Indonesia.

Dalam peninjauan itu, rombongan memfokuskan perhatian pada kondisi los dan kios, terutama yang masih kosong atau belum dimanfaatkan secara optimal.

Pemerintah daerah mendorong percepatan pengisian los agar aktivitas perdagangan semakin meningkat sekaligus menghindari terbengkalainya aset daerah.

Wakil Bupati Barru menegaskan pentingnya ketegasan pemerintah dalam mengelola pasar, tanpa mengabaikan prinsip keadilan bagi masyarakat.

“Pemerintah tidak boleh kalah dengan kondisi di lapangan, tetapi tetap harus adil. Ini milik bersama, bukan milik perorangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya kebijakan yang adaptif, termasuk memberi kesempatan kepada pedagang baru untuk menempati los kosong tanpa terbebani tunggakan dari penyewa sebelumnya.

Menurutnya, tunggakan tetap menjadi tanggung jawab penyewa lama dan tidak boleh menghambat masuknya pelaku usaha baru.

“Yang ingin masuk silakan mulai berusaha. Pembayaran disesuaikan sejak awal masuk. Jangan sampai aset kita terbengkalai hanya karena persoalan lama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut optimalisasi pemanfaatan los pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta menggeliatnya ekonomi masyarakat.

Selain penataan fisik, pemerintah juga mempersiapkan peluncuran transaksi digital QRIS yang didukung Bank Sulselbar dan Bank Indonesia.

Sistem pembayaran ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta keamanan dalam transaksi di pasar tradisional.

"Dengan kombinasi digitalisasi dan penataan fasilitas, Pemkab Barru optimistis Pasar Mattirowalie akan berkembang menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing." tutup Wabup Barru.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut