Jemaah Haji Gowa 2026 Capai 1.452 Orang, Satu Hamil Tunggu Rekomendasi Dokter
GOWA, iNewsCelebes.id - Keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Gowa tahun 2026 menghadirkan beragam cerita tahun ini.
Mulai dari rentang usia jemaah yang sangat variatif hingga adanya satu calon jemaah terdeteksi hamil muda.
Informasi tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Haliem Bahri, saat ditemui di kantornya pada Kamis (30/04/2026).
Haliem menyebutkan, total jemaah haji asal Gowa tahun ini mencapai 1.452 orang. Seluruhnya dibagi ke dalam 10 kelompok terbang (kloter), dengan tiga kloter di antaranya telah diberangkatkan.
“Jumlah jemaah haji kita tahun ini sebanyak 1.452 orang yang tersebar dalam 10 kloter. Sampai hari ini, tiga kloter sudah berangkat menuju Tanah Suci,"
"Jumlah per kloter juga bervariasi, ada yang mencapai ratusan orang, bahkan ada kloter yang hanya diisi dua jemaah,” ujar Haliem.
Ia menjelaskan, keberangkatan tahun ini juga diwarnai oleh keberagaman usia jemaah.
Jemaah tertua tercatat atas nama Bulumala, warga Kecamatan Tompobulu, dengan usia 94 tahun. Sementara jemaah termuda adalah Sunarti yang masih berusia 17 tahun.
“Ini menunjukkan bahwa ibadah haji menjadi panggilan bagi semua kalangan usia. Dari remaja hingga lansia, semuanya memiliki semangat yang sama untuk menunaikan rukun Islam kelima,” katanya.
Di tengah proses pemberangkatan, Haliem mengungkapkan adanya satu calon jemaah yang terdeteksi hamil muda saat menjalani pemeriksaan kesehatan.
Saat ini, yang bersangkutan masih menunggu hasil rekomendasi dokter.
“Kondisi jemaah tersebut terus dipantau. Jika dokter menyatakan aman untuk melakukan penerbangan, maka insyaallah akan diberangkatkan pada minggu kedua Mei 2026. Keselamatan dan kesehatan jemaah tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya sebenarnya telah berulang kali mengingatkan para calon jemaah, khususnya perempuan usia subur, agar lebih berhati-hati sebelum keberangkatan.
“Saat manasik haji, kami selalu mengingatkan jemaah, terutama usia subur, agar berhati-hati. Karena perjalanan haji membutuhkan kesiapan fisik dan kesehatan optimal. Ini menjadi pembelajaran penting bagi semua calon jemaah ke depan,” ungkap Haliem.
Secara umum, lanjut Haliem, kondisi kesehatan jemaah haji Gowa dalam keadaan baik.
Meski demikian, pihaknya turut berduka atas kabar meninggalnya satu jemaah asal Gowa yang tergabung dalam Kloter 10.
“Secara keseluruhan, jemaah kita dalam kondisi sehat walafiat. Namun kami juga menerima kabar duka atas wafatnya salah satu jemaah asal Gowa. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga diberi ketabahan,” tutupnya
Editor : Muhammad Nur