get app
inews
Aa Text
Read Next : Nelayan Pangkep Temukan Sabu 1 Kg di Pesisir Pantai Gusunge, Siapa Pemiliknya?

Pemerintah Ajak Buruh Rayakan May Day 2026 Secara Damai di Pangkep

Kamis, 30 April 2026 | 23:13 WIB
header img
Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf imbau peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Pangkep berlangsung tertib. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNews.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda serta perwakilan organisasi buruh, Kamis (30/4/2026).

Rapat koordinasi yang berlangsung di gedung pertemuan rumah jabatan Bupati Pangkep itu dihadiri Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf.

Dalam sambutannya, Abd Rahman Assagaf menyampaikan bahwa peringatan May Day merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi, harapan, serta tuntutan terhadap kebijakan ketenagakerjaan. Menurut dia, hal tersebut merupakan hak konstitusional yang dilindungi undang-undang.

Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya potensi kerawanan dalam peringatan May Day, seperti aksi unjuk rasa yang tidak terkendali, penyebaran isu provokatif, hingga potensi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Rakor ini menegaskan bahwa Pemkab Pangkep bersama unsur Forkopimda hadir secara aktif, responsif, dan terkoordinasi dalam memastikan situasi daerah tetap aman, kondusif, dan terkendali,” ujarnya.

Ia juga memberikan sejumlah arahan kepada seluruh pihak terkait, di antaranya memperkuat sinergi koordinasi lintas sektor, mengedepankan deteksi dini dan langkah preventif, serta mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan harmonis.

Selain itu, pemerintah diminta meningkatkan komunikasi publik dan literasi informasi, melibatkan masyarakat, tokoh agama, serta organisasi buruh, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi dan penanganan cepat apabila terjadi gangguan.

“Mari kita jadikan May Day untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan dialog sosial antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha, serta membangun hubungan industrial yang harmonis,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pangkep, Sulfida, mengatakan rakor tersebut juga membahas hak dan kewajiban pekerja di Kabupaten Pangkep, sekaligus mematangkan sejumlah agenda peringatan May Day agar berlangsung aman dan kondusif.

Ia optimistis para pekerja di Pangkep akan menjaga ketertiban selama peringatan Hari Buruh.

“Kami yakin pekerja atau buruh di Pangkep tidak akan melakukan tindakan anarkis. Mereka akan bergabung di Makassar dalam peringatan May Day,” ucapnya.

Sebelum bergabung ke Makassar, para pekerja dan buruh di Pangkep dijadwalkan melaksanakan kegiatan “Buruh Berbagi” sebagai bentuk solidaritas sosial menjelang Hari Buruh.

Editor : Arham Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut