get app
inews
Aa Text
Read Next : Tekuk PSM Makassar, Persib Bandung Selangkah Lagi Juara Super League

Nyaris Terdegradasi, PSM Makassar Finis di Posisi 15 Super League

Senin, 25 Mei 2026 | 13:29 WIB
header img
PSM Makassar jalani pertandingan terakhir lawan Madura United. Foto: IG PSM

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – PSM Makassar akhirnya berhasil bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah menutup kompetisi Super League 2025/2026 di posisi ke-15 klasemen akhir. Musim kali ini menjadi salah satu periode paling berat yang dijalani Juku Eja dalam beberapa tahun terakhir.

Pasukan Ramang mengumpulkan 34 poin dari 34 pertandingan dengan catatan delapan kemenangan, 10 hasil imbang, dan 16 kekalahan.

Jumlah poin tersebut sebenarnya sama dengan yang diraih Persis Solo di posisi ke-16. Namun, PSM unggul head to head sehingga lolos dari degradasi. Sebaliknya, Laskar Sambernyawa harus turun kasta ke Championship Pegadaian musim 2026/2027.

PSM menutup musim dengan hasil pahit usai kalah 0-2 dari Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (23/5/2026). Kekalahan itu sempat membuat posisi Juku Eja dalam situasi genting sebelum hasil laga lain memastikan mereka tetap aman.

Perjalanan PSM sepanjang musim memang dipenuhi gejolak. Setelah sempat tampil cukup baik pada awal kompetisi, performa tim perlahan menurun akibat inkonsistensi permainan, jadwal yang padat, hingga persoalan internal klub.

Puncak masalah mulai terlihat saat kompetisi memasuki pekan kedelapan. Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, memutuskan mundur setelah 3,5 musim menangani PSM.

Keputusan itu mengejutkan publik sepak bola Makassar. Tavares secara terbuka mengungkap persoalan keterlambatan pembayaran gaji yang menurutnya sudah berlangsung lama dan tidak lagi bisa dipertahankan.

“Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama tiga setengah tahun saya menjadi pelatih. Namun yang kini menjadi tidak berkelanjutan,” ujar Tavares melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (1/10/2025).

Kepergian Tavares menjadi pukulan besar bagi PSM. Pasalnya, pelatih tersebut sebelumnya sukses membawa Juku Eja menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola nasional, termasuk meraih gelar juara liga pada musim 2022/2023.

Untuk menyelamatkan musim, manajemen kemudian menunjuk pelatih asal Republik Ceko, Tomas Trucha, sebagai pengganti pada akhir Oktober 2025.

Saat diperkenalkan, Tomas Trucha menegaskan ambisinya membawa PSM bangkit dan menjauh dari papan bawah klasemen.

“Bagi saya semuanya tentang proyek. Proyeknya adalah untuk naik ke atas karena beberapa hasil pertandingan yang tidak bagus,” ujarnya.

Kehadiran Trucha sempat memberi harapan baru setelah PSM meraih tiga kemenangan beruntun. Namun performa tim kembali menurun dan sulit konsisten hingga akhirnya ia tak lagi menangani tim usai kekalahan 2-4 dari Persita Tangerang pada 2 Maret 2026.

Posisi pelatih kemudian diambil alih Ahmad Amiruddin sebagai caretaker hingga akhir musim. Ia didampingi Direktur Teknik baru PSM, Zulkifli Syukur, untuk membawa tim keluar dari tekanan zona degradasi.

Di tengah situasi sulit, PSM tetap mampu meraih beberapa kemenangan penting pada putaran kedua yang akhirnya menjadi penentu keselamatan mereka.

Musim ini juga menjadi momentum munculnya sejumlah pemain muda yang mulai mendapat menit bermain lebih banyak dan menjadi bagian penting dalam rotasi skuad.

Meski berhasil bertahan di Super League, finis di posisi ke-15 tetap menjadi hasil yang mengecewakan bagi publik Makassar. Sebagai salah satu klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia, PSM sebelumnya dikenal sebagai tim papan atas dan langganan perebut gelar juara.

Kondisi tersebut membuat manajemen diperkirakan akan melakukan evaluasi besar-besaran menghadapi musim 2026/2027, mulai dari jajaran pelatih, komposisi pemain, hingga pembenahan internal klub agar Juku Eja bisa kembali bersaing di papan atas.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut