Viral Dugaan Pungli Jabatan Kepsek, Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Usut Tuntas
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar viral di media sosial.
Merespons isu tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, langsung memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang namanya disebut namanya dalam video yang beredar.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya mengungkap kebenaran di balik dugaan adanya praktik transaksional dalam promosi jabatan kepala sekolah yang belakangan menjadi sorotan publik.
"Saya sudah memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa pihak-pihak yang terkait. Sementara jalan," tegas Munafri, Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh melalui mekanisme konfrontasi terhadap seluruh pihak yang disebut dalam video, termasuk oknum pejabat di lingkungan Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Makassar.
"Semua akan dikonfrontasi, termasuk oknum Kabid, Kepala Seksi di GTK Dinas Pendidikan, maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam informasi video yang beredar," ujarnya.
Isu tersebut mencuat setelah sejumlah mantan calon kepala sekolah mengaku dimintai sejumlah uang atau fee oleh oknum tertentu sebelum proses pelantikan. Dugaan itu kemudian memicu perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar tidak akan mentoleransi praktik suap maupun pungli dalam proses promosi jabatan aparatur sipil negara (ASN), termasuk pengangkatan kepala sekolah.
Ia menilai pemeriksaan internal penting dilakukan agar pemerintah memperoleh fakta yang objektif, bukan sekadar mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat.
"Semua harus dibuka secara terang. Pemeriksaan ini penting agar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat. Kalau memang ada pelanggaran, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Editor : Muhammad Nur