get app
inews
Aa Text
Read Next : Gubernur Sulsel Dorong IKA Unhas Jadi Motor Penggerak Penyaluran Modal Tanpa Bunga

Gubernur Sulsel Tuai Polemik Usai Sebut Jalan Ditanami Pisang Tak Jadi Prioritas

Rabu, 08 Juli 2026 | 13:47 WIB
header img
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menuai polemik usai sebut jalan ditanami Pisang tak akan dikerjakan. Foto: Ist

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Aksi warga menanam pohon pisang di tengah ruas jalan rusak di Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, viral di media sosial.

Aksi tersebut menjadi simbol protes masyarakat terhadap kondisi ruas jalan provinsi Anabanua–Malakke–perbatasan Sidrap yang disebut telah rusak selama belasan tahun tanpa penanganan.

 

Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Maniangpajo dan Kecamatan Belawa di Kabupaten Wajo hingga ke wilayah Kabupaten Sidrap itu kini dipenuhi lubang dan genangan air. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan di sejumlah titik jalan disebut hampir tidak dapat dilalui kendaraan.

Di tengah viralnya aksi seperti itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, malah melontarkan pernyataan yang menuai polemik.

Hal itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Maros di Gedung DPRD Maros, Selasa (7/7/2026).

"Saya lihat TikToknya juga pak, sudah banyak di TikTok protes. Ini saja kita bangun jalan 1.000 km perencanaannya masih banyak tanam pisang. Kenapa? Karena ada yang bocorkan jumlah jalan. Saya bilang semakin tanam pisang semakin saya tidak kerja," ucap Andi Sudirman dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan sikapnya terkait berbagai tekanan yang muncul dalam pelaksanaan pembangunan.

"Saya sudah sampaikan, itu perhatian saya, siapa yang bicara saya tidak akan kerjakan, mulai sekarang berhenti bicara karena saya memang begitu dari dulu," tegasnya.

Andi Sudirman kemudian mencontohkan proyek pembangunan stadion yang menurutnya sempat tertunda selama tiga tahun akibat aksi demonstrasi. Ia khawatir apabila setiap daerah melakukan cara serupa, pelaksanaan pembangunan akan terganggu.

"Stadion saya di demo 3 tahun, tidak bekerjaka, saya bilang janganmi, kenapa? nanti kalau demo semua yang lain, saya tersiksa Pak," ujarnya.

 

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut