Polisi Ungkap Kronologi Kakek Pemecah Batu Tewas Tertimpa Tebing Longsor di Pangkep
PANGKEP, iNewsCelebes.id – Polisi mengungkap kronologi tewasnya seorang pekerja pemecah batu yang tertimpa batu gunung di kawasan pegunungan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh cucunya yang masih berusia sekitar lima tahun.
Kapolsek Balocci AKP Agus Indra Jaya mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, korban berangkat dari rumah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 14.00 Wita menuju lokasi tempatnya bekerja sebagai pemecah batu.
“Korban pada hari Jumat sekitar jam 2 siang keluar dari rumah menuju lokasi pekerjaannya. Memang kesehariannya adalah pemecah batu,” kata Agus kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).
Korban tidak kunjung pulang hingga keesokan harinya. Pada Sabtu sekitar pukul 13.00 Wita, anak korban kemudian meminta cucunya untuk mengecek keberadaan korban di lokasi kerja.
Setibanya di lokasi, cucu korban menemukan sang kakek dalam keadaan tertindih batu besar.
“Cucu korban menemukan korban dalam keadaan sudah tertindih batu. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Agus.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Balocci. Petugas piket Polsek Balocci bersama personel Polres Pangkep dan Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke rumah duka.
Menurut Agus, pihak kepolisian sempat menyarankan agar jenazah korban dilakukan visum. Namun keluarga menolak karena meyakini peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja murni.
“Keluarga, dalam hal ini istrinya, menyampaikan bahwa kejadian ini murni akibat pekerjaan korban sendiri, sehingga mereka menerima bahwa ini adalah kecelakaan murni,” katanya.
Berdasarkan hasil olah TKP, korban tertindih batu berukuran besar yang menekan bagian setengah badan hingga ke bawah.
“Setengah badan korban tertindis oleh batu yang cukup besar. Batu itu berasal dari tebing di lokasi tempat korban bekerja sebagai pemecah batu,” jelas Agus.
Ia menambahkan, batu tersebut diduga terlepas dari tebing dengan ketinggian sekitar dua meter sebelum menimpa korban.
“Kalau kita lihat di TKP, posisi batu yang jatuh kurang lebih dari ketinggian dua meter. Batu yang menempel di tebing itu terlepas, kemudian menindis tubuh korban,” ucapnya.
Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Kejadian itu dinyatakan sebagai kecelakaan kerja yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian
Editor : Arham Hamid