Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BAZNAS Gowa Catat ZIS Rp3,66 Miliar, Penyaluran Capai 74,50 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Dukung Hunian Layak, PT CNI Beri Kontribusi Bedah 300 Rumah Tidak Layak Huni di Sultra

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:29 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Dukung Hunian Layak, PT CNI Beri Kontribusi Bedah 300 Rumah Tidak Layak Huni di Sultra
Perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel nasional PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) turut mengambil bagian dalam Program Gotong Royong Bedah Rumah di Sulawesi Tenggara. Foto: Ist

KENDARI, iNewsCelebes.id – Perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel nasional PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan mendukung Program Gotong Royong Bedah Rumah di Sulawesi Tenggara (Sultra). Gerakan kolaboratif lintas sektor ini berhasil menghimpun dana hingga Rp10 miliar yang dialokasikan untuk membedah 300 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di 17 kabupaten/kota.

Program kemanusiaan ini resmi diluncurkan di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, pada Rabu (30/9/2026). Inisiatif ini digagas oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, dengan merangkul Pemerintah Provinsi Sultra, Baznas Sultra, DPD REI Sultra, serta jajaran pelaku dunia usaha.

Inspirasi gerakan ini berakar dari pengalaman Sugeng saat menjabat Pj Bupati Tapanuli Tengah melalui program Tapteng Membara. Mengadopsi keberhasilan skema gotong royong tersebut, pendekatan serupa kini diterapkan di Sultra guna mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Atas kontribusinya sebagai salah satu donatur, CNI dianugerahi Piagam Penghargaan.

Dalam skema pembiayaannya, setiap unit rumah diproyeksikan menerima dana renovasi sebesar Rp50 juta. Nilai tersebut merupakan gabungan dari skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pemerintah senilai Rp20 juta dan tambahan Rp30 juta yang bersumber dari CSR perusahaan serta donasi masyarakat melalui Baznas Sultra.

Sasaran program menyasar masyarakat desil 1 hingga 4—termasuk kelompok miskin ekstrem—dengan pendampingan sertifikasi tanah dari ATR/BPN.

Sugeng Riyanta menyampaikan bahwa kunci sukses program ini terletak pada terbukanya ruang partisipasi bagi semua pihak.

"Dalam program ini kami menggandeng REI, di mana mereka sudah melakukan penelitian bahwa rumah layak huni itu anggarannya kira-kira Rp50 juta. Maka kemudian kita berpikir Rp30 jutanya dari mana. Karena itu kita menggandeng Baznas Sultra untuk menampung CSR dan donasi," ujar Sugeng.

"Siapapun kami undang untuk bergotong royong, mau Rp5 ribu, Rp10 ribu dan berapapun, yang penting ini kita niatkan sebagai bakti kita, ibadah kita untuk membantu sesama," tambahnya.

Direktur Utama CNI, Abdul Haris Tatang, menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaan merupakan wujud komitmen nyata untuk tumbuh bersama masyarakat di wilayah operasionalnya.

"Bagi Ceria, rumah yang layak merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Kami mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi yang terbangun melalui program ini. Ceria dengan senang hati mengambil bagian dalam semangat gotong royong tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," ungkap Abdul Haris Tatang.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang menilai sinergi ini sebagai solusi tepat dalam mengatasi keterbatasan anggaran daerah.

"Program ini membutuhkan keterlibatan dan semangat gotong royong dari semua pihak. Pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, kami mengapresiasi seluruh pihak, termasuk dunia usaha dan para donatur yang telah mengambil bagian," tutur Andi Sumangerukka.

Sinergi antara Kejati, pemerintah daerah, Baznas, dan CNI ini membuktikan bahwa integrasi dana publik dan CSR mampu mempercepat pengentasan kemiskinan serta memulihkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah secara berkelanjutan.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut