Proyek MYP Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Gowa Rampung, Pemprov Sulsel Warning Truk Bermuatan Berat
Secara keseluruhan, Paket 1 MYP Infrastruktur Jalan memiliki anggaran Rp430 miliar untuk menangani 13 ruas jalan yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba. Khusus Kabupaten Gowa, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp142 miliar.
Andi Ihsan menyebut progres fisik Paket 1 saat ini mencapai sekitar 42 persen, mendekati target 43–44 persen.
Dia juga mengingatkan kendaraan berat yang melintas agar memperhatikan batas tonase untuk menjaga kondisi konstruksi jalan beton.
"Kalau mau titik amannya itu di 8, maksimalnya di 10. Tapi kalau di atas dari tonase yang 10 itu, pasti perlakuan struktur jalan itu akan retak. Karena memang spesifikasi memang diperuntukkan untuk 8 dan maksimal 10," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan skema MYP memungkinkan pengerjaan jalan dilakukan secara terintegrasi sehingga mengurangi tahapan berulang dalam proses lelang, pengadaan, dan mobilisasi peralatan.
"Karena dengan multi-years itu mengurangi tahapan-tahapan lelang, pengadaan, mobilisasi barang. Tentu memakan biaya semua itu," kata Andi Sudirman setelah pengguntingan pita.
Dia menambahkan, proyek dengan nilai besar memungkinkan keterlibatan perusahaan berkapasitas nasional. Pemprov Sulsel juga membuka ruang kerja sama dengan perusahaan lokal melalui skema konsorsium.
"Ketika besar nilainya, maka tentu perusahaan-perusahaan yang kita masukkan semakin tinggi grade spesifikasi perusahaannya dan ini yang dikerjakan ini sudah pemain nasional," tegasnya.
Selain meningkatkan kualitas jalan, Pemprov Sulsel juga menyediakan ruang bagi pesepeda dan pejalan kaki. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung keselamatan seluruh pengguna jalan.
“Program Jalan Sehat Anti Malas Gerak dengan memberikan fasilitas untuk sepeda, jalan kaki, memiliki juga hak di jalan. Sehingga pelebarannya ini bukan cuma jalan main road-nya, tapi ada juga bahu jalan yang kita cukupkan untuk pejalan kaki,” ujar Andi Sudirman.
Editor: Arham Hamid