Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kompetisi Panahan Tradisional Forkot Makassar 2026 Diikuti 176 Atlet, Fokus Pembinaan Generasi Muda
Advertisement . Scroll to see content

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Makassar, Datang Sejak Pagi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:52 WIB
  • author LeoMN
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Makassar, Datang Sejak Pagi
Warga menyerbu Gerakan Pangan Murah di Jalan Kerung-kerung, Kota Makassar. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Warga Kota Makassar berbondong-bondong menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Perumda Pasar Makassar, Jalan Kerung-kerung, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026 ini menjadi upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Pantauan di lokasi, warga sengaja datang lebih awal sejak pukul 06.00 Wita. Antrean mengular demi mendapatkan komoditas pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan sejumlah komoditi lainnya yang dijual di bawah harga pasaran.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini. Salah satunya ibu Era berharap Bulog dapat menekan harga beras di pasaran yang kini mulai merangkak naik.

"Datang sejak pagi jam 6, ini dapat beras dan minyakita, semoga kedepan bisa digelar pasar murah lagi terus (Pemerintah) bisa mengantisipasi persediaan beras di pasaran karena beras saat ini naik sudah Rp.13.000 sampai 14.000 ," ujar Ibu Era kepada wartawan. 

Sekretaris Badan Pangan Nasional, Mayjen TNI (Purn) Ito Hediarto, mengatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini digelar serentak di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

"Hari ini kita melaksanakan gerakan pangan murah serentak seluruh Indonesia. Di Makassar sendiri kita laksanakan di dua titik, pertama di Kecamatan Tallo kemudian satu lagi di Kecamatan Makassar," kata Ito kepada wartawan disela kegiatan GPM.

Menurutnya, antusiasme warga Makassar sangat tinggi. Kegiatan yang direncanakan mulai pukul 07.00 Wita, sudah dipadati warga sejak pukul 06.00 Wita sehingga harus dimulai lebih awal.

Selain pasar murah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian paket CSR dari Bulog dan ID Food.

"Mudah-mudahan gerakan ini membantu masyarakat, khususnya yang ada di Makassar. Tadi ada permintaan dari warga agar lebih sering, kita upayakan bersama Bulog dan ID Food agar kegiatan seperti ini lebih sering ke depan," ujarnya.

Pelaksanaan GPM di Makassar juga terhubung melalui telekonferensi bersama Wakil Menteri Pertanian, Alim Setiawan Slamet dengan sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, hingga Papua.

Jaga Swasembada Pangan

Ito menambahkan, pemerintah pusat dari Presiden hingga jajaran di bawah terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang cukup dan terjangkau.

Dari 11 komoditi pangan utama yang dijaga, pemerintah telah mencapai swasembada untuk sebagian besar komoditas. Presiden menargetkan swasembada penuh dengan menekan impor.

"Alhamdulillah 2025 kemarin dan insya Allah 2026 ini kita tidak ada impor sama sekali khususnya untuk beras. Untuk 11 komoditi pangan kita sudah 95 persen swasembada," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama Bulog, perwakilan Bank Indonesia, Id Food, Satgas Pangan Sulsel, Dinas Ketahanan Pangan Sulsel serta jajaran direksi Perumda Pasar Makassar.

Editor: Arham Hamid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut