Dialog Akhir Tahun KAJ Sulsel Soroti Kriminalisasi Jurnalis yang Terus Berulang

Nirwan
Dialog Akhir Tahun KAJ Sulsel Soroti Kriminalisasi Jurnalis yang Terus Berulang. (Foto: Dok. KAJ Sulsel).

Lahirnya Koalisi Advokasi Jurnalis (KAJ) Sulsel sebagai respons kegelisahan organisasi profesi dalam menangani kasus-kasus pers lintas organisasi.

Sementara itu, Prof Firdaus Muhammad menegaskan, identitas jurnalis tidak boleh dibatasi oleh asal media maupun perusahaan tempat bekerja.

“Di media mana, perusahaan mana, yang jelas kita ini wartawan. Kita tidak dilihat lagi dari rumahnya di mana atau kantornya di mana, yang jelas kita jurnalis,” tegas Firdaus.

Ia juga menyoroti gugatan Herald dan Inikata yang nilainya fantastis mencapai Rp 700 Miliar 

Prof Firdaus pun menyebut gugatan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan.

"Ini dahsyat sekali. kalau saya ini   pelecehan dengan menyebut nominal. Itu seenaknya menyebut Rp 700 miliar, Rp 200 miliar.
Untuk profesi mulia kita seorang jurnalis, itu kita tidak pernah melihat uang yang satu miliar saja," tegas Guru Besar UIN Alauddin ini.

Apalagi kata dia, gaji wartawan bahak biasanya di bawah UMR.

"Tiba-tiba kita mendengar gugatan ratusan miliar. Mungkin uangnya mereka segitu standarnya, tapi kita kan tidak seperti itu. Jadi, menyebut nominal yang ratusan miliar bagi saya itu juga sebuah pelecehan institusi atau profesi wartawan," tambahnya

Meski demikian, Firdaus mengingatkan agar jurnalis tidak terus berada dalam posisi terintimidasi.

“Kita ini sebenarnya menang. Kasus Herald kita menangkan. Ini juga patut dirayakan sebagai kemenangan kebebasan pers,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya introspeksi, terutama soal profesionalisme penulisan berita, seiring maraknya media online dan rekrutmen jurnalis tanpa proses memadai.

“Untuk menghindari kesewenang-wenangan negara, kita juga harus profesional,” katanya.

Firdaus menyayangkan  fenomena take down berita oleh perusahaan media.

“Kalau ada kesalahan data, perbaiki, bukan dihilangkan. Komitmen perusahaan media juga sedang diuji,” tegasnya.

Editor : Muhammad Nur

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network