Hawatiah adalah ibu dari empat anak dan kini telah memiliki cucu. Suaminya telah meninggal dunia tiga tahun lalu. Semasa hidup, sang suami juga berstatus tenaga honorer di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kini meski tak lagi bertugas sebagai penyuluh, Hawatiah bersyukur masih bisa berperan sebagai kader.
“Alhamdulillah ada gaji, ada juga penghargaan dari Bupati, Wakil Bupati, dan Dinas,” ujarnya.
Ia berharap pengabdiannya dapat menjadi inspirasi, terutama bagi anak-anaknya yang masih berstatus honorer.
“Saya ikhlas. Kalau tidak lanjut jadi pegawai, mungkin ada rezeki di tempat lain,” tutupnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
