Faktor Teknologi Digital
Selain itu, Alita menyoroti pengaruh teknologi digital dan media sosial yang tidak terfilter sebagai salah satu faktor meningkatnya kekerasan di kalangan remaja.
“Anak-anak menjadi lebih cepat dewasa dalam tanda kutip sebelum waktunya. Contoh dengan begitu terbukanya konten-konten yang kita katakan konten-konten dewasa tapi kemudian sudah bisa dikonsumsi oleh anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, minimnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gawai juga memperparah situasi.
“Orang tua merasa pada saat mereka memberikan tanggung jawab memegang handphone, tugas mereka selesai karena anak akan banyak belajar atau mendapatkan informasi dari gadgetnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, kondisi ini menjadi alarm bersama agar orang tua lebih aktif memfilter tontonan dan informasi yang diakses anak-anak.
“Dan memfilter tontonan-tontonan kekerasan tidak masuk di dalam beranda YouTube-nya anak-anak kalau kemudian mereka dipercayakan untuk memegang gadget,” imbuhnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
