MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Pasangan suami istri (pasutri) di Kota Makassar, Sulawesi selatan (Sulsel) tertimpa runtuhan bangunan di Jalan Keindahan 2 Blok AA Nomor 171, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Tamalanrea, Minggu (11/1/2026) sore. Peristiwa tersebut dipicu angin kencang disertai hujan deras.
Korban diketahui bernama Muh. Raihan Arsal dan Nur Aisyah Bahar saat berada di dalam kamar kos.
Kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Angin kencang menyebabkan atap bangunan roboh, disusul runtuhnya dinding yang kemudian menimpa korban di dalam bangunan.
Tim Rescue dari Pos Tamalanrea langsung melakukan evakuasi setelag menerima laporan sekitar pukul 15.55 Wita dan tiba di lokasi pada pukul 16.05 Wita.
Kepala Bidang Penyelamatan Damkarmat Makassar, Ismail Abdullah, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena kondisi bangunan yang masih labil.
"Kami menerima laporan dan langsung menuju lokasi. Informasi awal menyebutkan bangunan roboh akibat angin kencang. Korbannya dua orang, suami istri,” ujar Ismail Abdullah.
Ismail menjelaskan, korban perempuan yang diketahui tengah hamil delapan bulan berhasil dievakuasi lebih dulu. Sementara sang suami sempat tertahan di bawah material bangunan yang runtuh.
“Dari keterangan korban perempuan, suaminya melindungi tubuh istrinya dari reruntuhan. Alhamdulillah, keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” jelasnya.
Menurut Ismail, proses penyelamatan melibatkan tim gabungan dari Damkarmat Makassar, unsur SAR, BPBD, TNI-Polri, serta relawan masyarakat setempat.
“Seluruh unsur bekerja sama di lapangan. Sekitar pukul 17.00 Wita kedua korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya.
Kedua korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo menggunakan ambulans Dinas Kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan trauma, di antaranya pada bagian tengkuk leher, panggul, serta paha kiri. Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan peralatan khusus seperti spryder bolt, cutter manual, hooligan tools, dan tali webbing
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
