JAKARTA, iNewsCelebes.id - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh seluruh anggota saat bertugas kini menjadi objek evaluasi mendalam.
Langkah ini diambil menyusul insiden tragis dugaan remaja tertembak di Makassar, Sulawesi Selatan. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa setiap tindakan operasional maupun pembinaan kepolisian selalu melalui proses analisa dan evaluasi yang ketat.
Trunoyudo menjelaskan bahwa evaluasi ini dilakukan secara menyeluruh pada setiap tahapan tugas, mulai dari proses perencanaan sebelum personel turun ke lapangan, saat pelaksanaan kegiatan, hingga peninjauan kembali pasca-kegiatan selesai.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
