Sementara itu, Andika, sopir truk, mengaku kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali setelah ban depan meledak.
“Kejadiannya sekitar setengah tujuh pagi. Saya berangkat dari Pinrang menuju Bosowa Maros membawa sekam padi sekitar sepuluh ton. Tiba-tiba ban depan kanan meledak, kendaraan oleng dan naik ke trotoar. Saya sendiri di dalam mobil dan hanya luka di bagian kaki,” katanya.
Hingga malam hari, truk akhirnya berhasil dievakuasi dari badan jalan dan arus lalu lintas di Jalur Trans Sulawesi Pangkep–Barru kembali normal. Kepolisian mengimbau para pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur padat dan rawan kecelakaan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
