Ia menambahkan, penggunaan kentang atau sumber karbohidrat lain sebenarnya layak, hanya saja faktor kebiasaan menjadi tantangan tersendiri, terutama di Sulawesi Selatan yang masyarakatnya terbiasa menjadikan nasi sebagai makanan pokok.
“Anak-anak memang belum terbiasa. Maunya nasi. Tapi ini langkah awal yang bagus kalau memang mau pembiasaan. Tinggal mungkin ke depan dilakukan bertahap, bisa jadi porsinya perlu ditingkatkan kalau memang mau menggunakan kentang,” tutur Manji.
Menurut dia, perubahan menu bukan sekadar soal substitusi bahan, tetapi juga soal ketepatan takaran dan strategi pembiasaan agar kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi tanpa menimbulkan polemik baru.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
