Perdebatan juga mengarah pada besaran anggaran per porsi. Marscyah Adelia menyebut, “Anggaran cuman 7rb.”
Sedangkan Asmawati berpendapat bahwa anggaran Rp15 ribu kemungkinan telah terbagi untuk biaya operasional. “Cocokmi, dari 15 ribu itu digaji yang ngepak, digaji yang ngantar,” ujarnya.
Akun Abu Dafa Rafa turut mempertanyakan lokasi pasti kejadian tersebut. “Alamat mana ini,” tulisnya.
Tak hanya soal anggaran, kualitas makanan juga menjadi sorotan. Deng Beta mengomentari rasa buah yang dibagikan. “Gmn anak-anak mau makan jeruknya. Kaccinya luar biasa lebih kecut dari cuka,” tulisnya.
Perdebatan di media sosial itu pun memantik perhatian publik di Pangkep. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara maupun instansi terkait mengenai polemik yang beredar. Masyarakat berharap adanya klarifikasi agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih luas.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
