PANGKEP, iNewsCelebes.id – Lima remaja yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Buhung, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Sabtu (28/3/2026) pagi.
Kelima remaja tersebut sebelumnya dinyatakan hilang sejak Jumat siang (27/3/2026) kemarin, setelah masuk ke dalam hutan untuk mencari tanaman porang.
Sekretaris BPBD Kabupaten Pangkep, Muh Arsyad, mengatakan para remaja itu masuk ke hutan usai menunaikan Shalat Jumat sekitar pukul 13.30 WITA.
“Mereka masuk berlima dengan perbekalan seadanya, hanya membawa air minum gelas. Mereka berjalan semakin jauh ke dalam hutan, dan saat hendak kembali sudah tidak mengetahui arah keluar. Kondisi juga sudah gelap,” ujar Arsyad, Sabtu (28/3/2026) Siang.
Menurut dia, kelima remaja tersebut akhirnya memilih bertahan di sekitar aliran sungai karena kondisi fisik yang mulai melemah.
“Mereka tinggal di dekat sungai karena sudah lemas. Sempat mendengar suara orang memanggil tadi malam, tapi mereka takut karena mengira itu penunggu hutan,” tambahnya.
Proses pencarian dilakukan secara bertahap oleh aparat dan warga setempat sejak Jumat malam.
Pencarian pertama dilakukan pada pukul 22.00 WITA dengan melibatkan sekitar 30 warga, namun belum membuahkan hasil. Upaya pencarian kembali dilanjutkan pada Sabtu dini hari pukul 01.30 WITA dan 02.46 WITA, tetapi korban belum ditemukan.
Tim gabungan akhirnya kembali melakukan pencarian pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WITA. Tiga jam kemudian, tepatnya pukul 09.00 WITA, kelima remaja tersebut berhasil ditemukan di area hutan dengan jarak sekitar 15 kilometer dari permukiman warga.
Mereka ditemukan oleh Babinsa setempat, Serda Bahtiar, bersama warga di sekitar kampung Buhung.
“Korban ditemukan dalam keadaan selamat, namun membutuhkan perawatan karena kelelahan,” jelas Arsyad.
Adapun identitas kelima remaja tersebut yakni Rahma (14), Iksal (16), Nandar (19), Sahrul (15), dan Aslan (15).
Saat ini, kelima remaja tersebut telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
