Sementara itu, salah seorang calon haji asal Soppeng, Badaruddin, mengaku harus menunggu antrean selama 14 tahun untuk bisa berangkat menunaikan ibadah haji.
Ia mengatakan, biaya pendaftaran haji dikumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil pekerjaannya sebagai perangkat desa sebelum pensiun.
“Tiap tahun saya sisihkan Rp2,5 juta. Sekarang akhirnya bisa berangkat, meski sendiri,” katanya.
Tahun ini, Embarkasi Makassar dijadwalkan melayani 16.750 jemaah calon haji dari delapan provinsi di kawasan timur Indonesia. Kloter pertama rencananya akan diberangkatkan pada Rabu dini hari melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dengan tujuan Arab Saudi.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
