Selain melakukan penganiayan, Aryad mengungkapkan bahwa ketujuh pelaku ini kerap melakukan penyerangan terhadap warga dengan senjata tajam di Makassar.
"Ketujuh orang ini tergabung di suatu kelompok geng motor yang kadang melakukan penyerangan di suatu tempat atau ke warga setempat," ungkapnya.
Arsyad menyebut motif penganiayaan dipicu persoalan sepele. "Permasalahannya masalah sepele dan antara korban dengan pelaku itu saling kenal," sebut dia.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa unit sepeda motor, ketapel, dan anak busur. Polisi juga menyebut para pelaku kerap membawa senjata tajam saat beraksi.
"Kalau pada saat mereka rolling atau beraksi sering menggunakan senjata tajam baik jenis parang maupun samurai beserta anak panah. Kalau barang bukti yang kami amankan berupa busur panah dan katapel," tutup Arsyad.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
