Tak berhenti di laboratorium, BGN juga akan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) lintas disiplin ilmu untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah.
Mahasiswa dari bidang kedokteran, gizi, hingga kesehatan masyarakat akan menjadi ujung tombak edukasi, menyampaikan pentingnya pola makan sehat kepada anak-anak.
“Kampus tidak boleh hanya jadi menara gading. Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat, membawa pemahaman gizi yang benar,” jelas Nanik.
Rektor Unhas Tegaskan: Ini Pengabdian, Bukan Proyek
Sementara itu, Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menepis anggapan bahwa pembangunan SPPG di kampus merupakan proyek bisnis.
“Ini bukan soal keuntungan. Ini bagian dari pengabdian dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas SPPG justru menjadi ruang pembelajaran skala besar bagi mahasiswa sekaligus membuka peluang riset mendalam, termasuk kajian mikrobiologi hingga tingkat metagenomik.
“Kalau kita ingin solusi berbasis sains, maka kampus harus punya peran nyata. Dari sini kita bisa memahami bakteri apa yang berbahaya dan bagaimana cara mencegahnya. Universitas harus jadi bagian dari solusi,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
