Ia menyebut sebagian siswa yang terlibat merupakan pelajar kelas 8 dan 9. Untuk siswa kelas 9, pihak sekolah tetap memberikan kesempatan mengikuti ujian.
“Kami tetap memikirkan masa depan mereka,” ujarnya.
Adapun untuk siswa kelas 8, pihak sekolah akan melakukan evaluasi serta pembinaan lanjutan.
“Pengawasan tidak hanya dari sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua,” tambahnya.
Di akhir kegiatan pembinaan, para pelajar kembali memeluk orang tua mereka dan bersalaman dengan Kapolres serta pihak sekolah sebelum akhirnya dipulangkan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
