Menurut Daud, pemerintah daerah terus melakukan vaksinasi rabies gratis terhadap hewan peliharaan milik warga serta menggencarkan sosialisasi sebagai upaya pencegahan.
“Jadi kami sudah turun ke lapangan melaksanakan tanggung jawab kami, dan kami mohon masyarakat agar kiranya berkata dari awal jika ada hal-hal seperti ini, agar dapat dicegah dari awal,” tuturnya..
Ia juga mengingatkan bahwa meningkatnya kasus rabies tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi berdampak pada sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan Kabupaten Toraja Utara.
“Bisa lockdown seperti beberapa tahun lalu di Bali. Tak ada satupun turis ketika tingkat kasus rabies naik, jadi ini juga ada tugas dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata termasuk bekerja sama dengan para tour guide dan para pemilik usaha termasuk di wilayah objek pariwisata,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
