Pekerjaan di lapangan juga didukung sejumlah alat berat. Di area bagian atas TPA dioperasikan dua unit excavator dan dua unit bulldozer, sedangkan di bagian bawah dikerahkan tiga unit excavator dan tiga unit bulldozer untuk mempercepat proses penataan dan penimbunan sampah.
Ke depan, TPA Tamangapa hanya akan menerima sampah residu atau sisa sampah yang tidak lagi dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali. Sementara pengelolaan sampah organik dan anorganik diharapkan sudah selesai di tingkat rumah tangga melalui pemilahan, pengomposan, budidaya maggot, hingga pemanfaatan bank sampah.
"Kami target seluruh pembenahan TPA dapat dirampungkan, sesuai target waktu dari Pemerintah Pusat," jelas Amin.
Transformasi ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, mengurangi dampak pencemaran lingkungan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan persampahan di Kota Makassar.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
