Menurut Alim, hingga kini belum ada pihak yang melapor kehilangan kendaraan maupun mengajukan keberatan atas sepeda motor yang dibakar tersebut.
Terkait dugaan adanya rencana balap liar, polisi mengaku menerima informasi dari warga. Namun, hal itu masih dalam tahap pendalaman.
"Info yang saya dengar dari warga setempat memang mau terjadi balap liar. Namun beberapa menit kemudian sekitar pukul 04.30 Wita, lewat sekelompok anak motor berjumlah kurang lebih 30 orang dan di situlah terjadi keributan," katanya.
AKP Alim menambahkan, Polsek Mamajang rutin menggelar patroli setiap dua jam di wilayah rawan guna mengantisipasi aksi balap liar maupun gangguan kamtibmas.
Sementara itu, rangka sepeda motor yang hangus terbakar telah diamankan di Polsek Mamajang sebagai barang bukti. Polisi juga melakukan pengecekan nomor mesin dan nomor rangka untuk mengungkap identitas pemilik kendaraan.
Selain mengamankan barang bukti, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pegawai klinik di sekitar lokasi dan warga yang merekam peristiwa tersebut.
Hingga kini, polisi masih menelusuri identitas pemilik sepeda motor yang dibakar serta mendalami keterlibatan para pihak dalam bentrokan tersebut.
Penyelidikan juga dilakukan untuk mengungkap motif dan rangkaian kejadian secara menyeluruh
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
