Tindakan kekerasan fisik tersebut rupanya menyulut amarah yang hebat dari pelaku. Merasa harga dirinya diinjak-injak dan diselimuti emosi yang meluap, pelaku langsung kembali ke dalam kabin kemudi dan mengarahkan alat berat jenis ekskavator tersebut ke tubuh korban hingga melindasnya.
Akibat kejadian tragis ini, korban dilaporkan mengalami luka yang sangat serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Sementara itu, pihak kepolisian setempat yang menerima laporan dari pihak manajemen perusahaan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian guna mengamankan situasi dan menangkap pelaku.
Saat ini, pelaku beserta alat berat yang digunakan telah diamankan oleh Polres Luwu Utara untuk menjalani pemeriksaan intensif, dan polisi tengah mendalami keterangan dari sejumlah saksi guna mengusut tuntas motif serta kronologi pasti di balik aksi nekat tersebut.
Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Kadek Andi Pradana mengatakan, masih mendalami kronologi pasti kejadian tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Kami masih memeriksa saksi-saksi, termasuk dari pihak perusahaan. Penyidik juga mendalami dugaan kelalaian pihak perusahaan karena tidak menyediakan penerjemah bagi tenaga kerja asing di lokasi proyek," ujar Kadek Andi Pradana, Minggu (19/7/2026).
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
