Kesultanan Gowa Desak Pemkab dan DPRD Cabut Perda LAD, Dinilai Picu Dualisme Adat

Palallo
Putra Mahkota Kesultanan Gowa Minta Perda Lembaga Adat Dicabut. Foto: Palallo

Andi Imam Daeng Situju juga mengimbau seluruh peserta aksi menjaga ketertiban dan menyampaikan aspirasi secara damai serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Tunjukkan kepada dunia bahwa pasukan Kesultanan Gowa adalah pasukan yang beradab, bermartabat, dan menjunjung tinggi hukum," ujarnya.

Sementara itu, Jenderal Lapangan aksi, Wawan Nur Rewa, mengatakan aksi penyampaian aspirasi akan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 5 dan 6 Agustus 2026.

Ia mengatakan massa akan melakukan long march dari Museum Balla Lompoa, Sungguminasa, menuju Kantor DPRD Kabupaten Gowa dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat adat, termasuk pasukan berkuda.

"Kami berharap seluruh rangkaian aksi berlangsung tertib, damai, serta menghormati ketentuan hukum yang berlaku," kata Wawan.

Editor : Arham Hamid

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network