GOWA, iNewsCelebes.id - Ribuan massa mendatangi Kantor Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2026). Mereka menggelar aksi solidaritas terkait dinamika pemerintahan dan kebijakan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan agar Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mundur dari jabatannya.
Massa menilai Bupati Gowa lalai dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Mereka juga mempersoalkan kebijakan penonaktifan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Aksi berlangsung di depan Kantor Bupati Gowa. Massa menyampaikan sejumlah tuntutan sekaligus meminta Pemkab Gowa memberikan penjelasan terbuka mengenai kebijakan terhadap para pejabat OPD.
Tuntutan tersebut muncul di tengah polemik penonaktifan sejumlah pejabat Pemkab Gowa yang sebelumnya disebut-sebut dinonjobkan.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebelumnya membantah adanya kebijakan nonjob terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Gowa. Ia menegaskan, langkah yang dilakukan merupakan penonaktifan sebagai bagian dari penataan dan penyegaran birokrasi.
"Saya rasa ini bukan kisruh, tapi hal yang lazim bagi pemerintah daerah untuk menata pemerintahannya menjadi lebih baik selaku kepala daerah," kata Husniah usai diperiksa di Polda Sulawesi Selatan, Jumat (21/8/2026) lalu.
Menurut Husniah, penataan tersebut dilakukan agar roda pemerintahan berjalan lebih tertib dan sesuai dengan harapan masyarakat.
"Saya melakukan itu karena penyegaran, agar pemerintah ini berjalan dengan tertib sesuai dengan harapan kita bersama," ujarnya.
Husniah juga meminta dinamika internal ASN Pemkab Gowa tidak berdampak terhadap pelayanan publik.
"Terkhusus pada pelayanan masyarakat itu, jangan pernah diganggu atau terganggu oleh hal-hal yang terjadi di internal ASN di Kabupaten Gowa," tegasnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
