MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Partai Gerakan Kemandirian Bangsa (Gema Bangsa) mematangkan konsolidasi struktur dan strategi pemenangan pemilu melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Makassar, Sulawesi Selatan. Sabtu, (12/09/2026).
Rakortas yang mengusung tema Konsolidasi untuk Kemandirian Bangsa dihadiri jajaran pimpinan DPW dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Gema Bangsa membahas kesiapan menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan faktual sekaligus mematangkan pemetaan daerah pemilihan (dapil) potensial untuk menghadapi pemilu.
Kegiatan di Makassar menjadi bagian dari rangkaian Rakortas DPW yang digelar secara maraton di sejumlah wilayah Indonesia. Sebelumnya, konsolidasi dilakukan di wilayah Papua yang meliputi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan pada 25 Juli 2026 di Kota Jayapura.
Selanjutnya, Rakortas digelar untuk wilayah Pulau Jawa pada 19 Agustus 2026 yang melibatkan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten.
Kemudian pada 2–3 September 2026, konsolidasi mencakup wilayah Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sumatra yang dipusatkan di Kantor DPP Gema Bangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, mengatakan konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran partai di daerah melalui konsep desentralisasi politik.
Menurutnya, persoalan di setiap daerah membutuhkan pemetaan yang berbeda sehingga kerja politik tidak hanya berorientasi pada kepentingan pusat.
"Situasi kondisi negara kian banyak problematika. Inilah momentum kita untuk berani tampil memperjuangkan desentralisasi politik guna menjawab kegaduhan dan masalah di daerah-daerah," ujar Ahmad Rofiq.
Ia menilai identifikasi persoalan daerah menjadi langkah penting sebelum menentukan strategi politik.
"Identifikasi permasalahan adalah bentuk reflektif yang perlu kita jadikan pijakan untuk bisa akselerasi lebih progresif dalam menggerakkan partai sendiri dengan penuh optimisme dan konsistensi," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, mengatakan Rakortas juga bertujuan menguji soliditas struktur partai hingga tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota.
Selain memastikan kesiapan struktur, konsolidasi dilakukan untuk memperlancar proses verifikasi serta mematangkan pemetaan dapil yang dinilai memiliki potensi perolehan suara.
"Seluruh perangkat kepartaian harus disiapkan sedini mungkin. Untuk urusan verifikasi, kami optimistis tuntas lebih cepat berkat dukungan sistem digital internal partai," tegas Sopiyan.
Ia mengatakan partai tidak ingin seluruh energi organisasi hanya terserap untuk persoalan administrasi verifikasi.
"Kami tidak ingin energi partai habis hanya untuk urusan administratif verifikasi, karena fokus utama kita adalah memetakan dan merebut dapil-dapil potensial," lanjutnya.
Untuk mendukung proses tersebut, Gema Bangsa menggunakan sistem digital internal melalui Aplikasi Gema Bangsa. Mulai awal Oktober 2026, DPP akan menggelar pelatihan teknis bagi operator perwakilan wilayah.
Pelatihan tersebut ditujukan untuk mempercepat integrasi data keanggotaan sekaligus mencegah terjadinya kegandaan kartu tanda anggota (KTA).
"Setiap wilayah dan daerah diwajibkan melakukan upload semua berkas verifikasi ke dalam sistem partai termasuk keanggotaan partai, guna menyiapkan verifikasi lebih terukur dan terencana serta lebih cepat dalam prosesnya," ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Gema Bangsa, Yani, mengatakan strategi pemenangan harus disusun berdasarkan data dan analisis lapangan.
Menurutnya, pemenangan legislatif maupun eksekutif membutuhkan kalkulasi yang terukur, termasuk dalam menentukan dapil yang berpotensi menghasilkan perolehan kursi.
"Target kita adalah kemenangan elektoral yang nyata. Oleh karena itu, strategi dan taktik pemenangan harus cermat, analitis, dan terukur berbasis data lapangan," kata Yani.
Bappilu, lanjut dia, menargetkan pembentukan badan pemenangan di seluruh wilayah rampung paling lambat Oktober 2026. Struktur tersebut akan bekerja secara operasional di luar kepengurusan harian partai untuk menjaga fokus pemenangan.
"Dengan eksekusi maksimal, kita targetkan perolehan kursi yang signifikan di setiap tingkatan," pungkasnya.
Rakortas DPW Sulawesi dan Maluku di Makassar turut dihadiri jajaran DPP Partai Gema Bangsa, di antaranya Wakil Ketua Umum Joko Kanigoro, Ketua Bidang OKK sekaligus Sekretaris Bappilu Hardiansyah, serta Wakil Ketua Bappilu Muchtar Amma.
Joko Kanigoro dalam kegiatan tersebut membahas Pedoman Organisasi tentang Desentralisasi Politik sebagai salah satu materi konsolidasi partai.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
