PANGKEP, iNewsCelebes.id – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, mengunjungi tiga rumah duka personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat menjalankan tugas, Kamis (1/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Safrizal menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian sebesar Rp20 juta kepada ahli waris anggota Damkar Pangkep yang meninggal dunia.
Selain bantuan tersebut, ahli waris juga mendapatkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia sebesar Rp70 juta serta manfaat beasiswa pendidikan bagi anak dengan nilai maksimal Rp174 juta.
Rombongan Safrizal ZA bersama Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau pertama mengunjungi rumah keluarga almarhum Ince Irwan di Jalan Coppo Tompong, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene.
Selanjutnya, rombongan mendatangi rumah keluarga almarhum Jamaluddin di Kampung Bone-Bone, Kelurahan Pabundukang, Kecamatan Pangkajene, serta rumah keluarga almarhum Rusman Hadi di Desa Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.
Safrizal mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan atas arahan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang berhalangan hadir karena agenda kenegaraan.
"Kami diminta oleh Bapak Menteri Dalam Negeri untuk datang ke Pangkep, Sulawesi Selatan, dan mengunjungi para anggota Damkar yang mengalami musibah dalam pelaksanaan tugasnya," ujar Safrizal.
Dia menyebut, tiga personel Damkar Pangkep meninggal dunia saat menjalankan tugas, sementara empat personel lainnya masih mendapatkan perawatan medis. Satu korban dirawat di Pangkep, sedangkan tiga lainnya dirujuk ke Makassar.
Menurut Safrizal, peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Kemendagri dan jajaran Pemadam Kebakaran Indonesia. Dia juga menyampaikan doa bagi para personel yang meninggal dunia serta berharap korban yang masih dirawat dapat segera pulih.
Selain menyampaikan belasungkawa dan bantuan kepada keluarga korban, Safrizal menegaskan bahwa kecelakaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan prosedur operasional standar (SOP) pemadam kebakaran.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
